Categories
Uncategorized

Cara Menanam Bawang Putih Dari Awal Hingga Panen

Jika halaman rumah anda tidak terlalu luas, cara menanam bawang putih dari awal atau budidaya bawang putih dengan polybag adalah cara terbaik. Anda bisa mengambilnya kapan saja jika anda ingin membuat sayur sop atau olahan makanan lainnya.

Sama halnya dengan saudara bawang putih yaitu bawang merah, cara budidaya bawang merah atau menanam bawang merah kurang lebih sama dengan cara menanam bawang putih dari awal.

Kali ini saya akan memberikan langkah-langkahnya bagaimana cara menanam bawang putih dari awal hingga proses pemanenan. Berikut ulasannya untuk anda.

Cara Menanam Bawang Putih Dari Awal

Sebelumnya sudah dijelaskan terkait informasi tentang kandungan-kandungan yang terdapat di dalam bawang putih. Jika anda berniat untuk melakukan budidaya bawang putih rumahan atau ingin anda jadikan bisnis, berikut ini beberapa cara untuk budidaya bawang putih yang berkualitas.

Mulai dari tahap paling awal hingga ke tahap anda dapat panen sukses.

1. Menyiapkan Lahan Penanaman

Pertama-tama, untuk melakukan penanaman bawang putih tentu anda harus menyiapkan lahan dan segala peralatan yang dibutuhkan. Untuk masalah iklim, Indonesia merupakan salah satu negara yang terbaik untuk melakukan penanaman bawang putih.

Dikarenakan Indonesia sendiri memiliki iklim yang stabil untuk menanam berbagai macam tanaman termasuk salah satunya bawang putih. Untuk media tanamnya, anda bisa menggunakan polybag, pot, atau langsung ditanam saja di pekarangan rumah anda.

Dalam menanam bawang putih, tidak memerlukan lahan yang sangat luas. Bahkan, kamu bisa menanam bawang putih pada lahan yang kecil sekalipun. Bawang putih membutuhkan tanah yang memiliki tekstur lempung berpasir serta struktur tanah yang gembur dengan pH 5,5-7.

Mulai tanam bawang putih anda dengan jarak sekitar 4 inci serta kedalaman lubang sekitar 2 inci. Masukkan bawang putih ke dalam lubang tadi dengan bagian akar menghadap ke bawah dan bagian runcingnya menghadap ke atas. Lalu, tutup dengan tanah, padatkan secara perlahan dan beri pupuk.

2. Bibit Untuk Menanam Bawang Putih Dari Awal

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk menanam bawang putih adalah menyiapkan bibit bawang putih. Anda dapat menggunakan satu bonggol bawang putih untuk bibit yang biasa anda beli di pasar.

Tapi, anda juga harus tahu mana jenis bawang putih yang cocok untuk anda jadikan bibit menanam bawang putih. Akan lebih baik jika anda membeli bibitnya di toko tanaman yang menyediakan berbagai jenis varietas dari bawang putih. Disarankan anda membeli di toko tanaman saja.

Jika anda membeli bibit untuk menanam bawang putih dari pasar, bisa saja bawang putih tersebut bukan berasal dari Indonesia. Bibit bawang putih yang anda beli di pasar juga cenderung susah untuk ditanam. Karena, para pedagang biasanya menambahkan bahan kimia agar bawang putih dapat bertahan lebih lama.

3. Perhatikan Waktu Penanaman Menanam Bawang Putih Dari Awal

Selanjutnya adalah memperhatikan waktu anda menanam bawang putih. Waktu untuk mulai menanam yang tepat adalah pada saat musim gugur. Jika anda menanam pada musim itu, maka bawang anda berkemungkinan memiliki ukuran yang lebih besar serta rasa yang kuat.

Akan tetapi, dikarenakan Indonesia hanya memiliki dua musim dan berada di iklim tropis, maka waktu yang tepat untuk menanam adalah pada awal musim semi. Disarankan anda memulai penanaman saat bulan Februari atau Maret.

4. Cara Merawat Bawang Putih

Ketika anda menanam bawang putih dari awal, anda harus selalu memperhatikan dan merawat tanaman bawang putih anda. Hal ini bertujuan agar anda mendapatkan hasil penanaman bawang putih yang berkualitas.

Selalu cukupi kebutuhan air tanaman anda. Siramlah tanaman bawang putih anda setiap 3-4 hari tergantung pada cuaca. Jika tanaman bawang putih anda sudah muncul akar, anda bisa memotongnya. Ini dilakukan supaya umbi bawang anda dapat tumbuh lebih besar.

5. Menambahkan Pupuk

Anda dapat menambahkan pupuk organik atau non-organik pada tanaman bawang putih anda. Jika anda menggunakan pupuk organik, anda bisa menggunakan pupuk kandang seperti kotoran ayam atau kambing. Tambahkanlah dengan dosis masing-masing 10-20 ton/ha dan 30 ton/ha.

Selain pupuk kandang, anda juga bisa menggunakan pupuk nitrogen yang biasa digunakan 3 kali selama pertumbuhan bawang putih. Yaitu pada saat tanam, pertumbuhan tunas, dan pertumbuhan umbi.

Setelah itu, untuk dosis dari pupuk non-organik tersebut adalah 200 Kg N, 180 Kg P2O5, 60 Kg K2O, dan 142 Kg S per hektar. Kemudian, pemberian pupuk kimia cair (unsur mikro) seperti Sitozim 0,25% juga penting dalam menghasilkan bawang yang berkualitas.

Jangan lupa untuk melakukan pembasmian gulma. Karena ini merupakan salah satu langkah yang penting untuk pertumbuhan pesat bawang. Gulma sendiri dapat menghambat proses pertumbuhan, pembesaran, dan pembentukan umbi dari bawang.

6. Memanen Bawang Putih

Saat menanam bawang putih, anda tentunya juga harus memahami mana tanaman bawang yang sudah siap panen. Rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam menanam bawang putih dari tahap awal hingga siap panen adalah 90-120 hari.

Tanda dari bawang yang sudah siap panen memiliki daun yang mulai menguning dan mati. Anda juga tidak boleh lambat dalam memanen, dikarenakan hasil umbi bawang akan mengerut dan menghasilkan rasa yang tidak enak.

Selanjutnya untuk cara memanen bawang putih yang sudah siap panen yaitu, anda bisa langsung mencabutnya menggunakan tangan. Setelah selesai dipanen, ikatlah hasil panen dengan banyak sekitar 20-30 rumpun perikat.

Lalu, jemurlah hingga batang bawang kering dan waktu yang diperlukan adalah sekitar 15 hari.

7. Pengawetan Bawang Putih

Setelah anda memanen semua bawang anda, hal selanjutnya yang perlu dilakukan selama menanam bawang putih adalah pengawetan selama kurang lebih 2 minggu. Lakukan pengawetan ini sampai bawang tersebut kering dengan cara didiamkan.

Setelah semua kering, kulit bawang akan mengering dan umbinya semakin keras. Lalu, simpanlah di tempat yang dingin dan kering. Kemudian anda bisa menggunakan bawang putih tersebut sebagai bahan masakan, obat, atau dijual.

Bawang putih memiliki harga yang relatif tetap. Hal inilah yang membuat menanam bawang putih menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Di Indonesia sendiri, para petani bawang putih sampai sekarang bisa dibilang terbatas. Maka dari itu, mungkin anda bisa memulai bisnis menanam bawang putih rumahan.

Sekian pembahasan kali ini tentang bagaimana cara menanam bawang putih dari awal hingga penen. Semoga bermanfaat dan saya harap anda bisa menerapkan cara ini di rumah anda.

Selamat mencoba!

Categories
Uncategorized

Cara Menanam Kunyit Agar Cepat Tumbuh Dengan Mudah

Cara menanam kunyit agar cepat tumbuh memiliki cara tersendiri dalam perawatannya. Dalam cara menanam kunyit agar cepat tumbuh ini sendiri dapat ditanam di media pot atau polybag.

Serta, setelah panen anda bisa menggunakannya sebagai campuran bahan makanan sebagai contoh sayur sop.

Proses penanam dengan media polybag atau pot kurang lebih sama seperti cara menanam bawang merah di pot atau polybag. Penasaran bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini.

Mempersiapkan Tempat Atau Media Menanam Kunyit

Media tanam merupakan hal utama dan penentu keberhasilan anda dalam menanam kunyit. Maka dari itu, anda harus benar-benar memperhatikan media tanam yang akan anda gunakan.

Dalam menanam kunyit, diperlukan tanah yang subur dan gembur. Cara untuk mengetahui tanah yang subur yaitu ditandai dengan banyaknya cacing di dalam tanah.

Langkah-langkah pertama dalam mempersiapkan media tanam sebagai berikut:

  1. Siram terlebih dahulu tanah yang sudah anda siapkan hingga basah dan lembab.
  2. Siapkan air di dalam alat semprot.
  3. Masukkan pupuk cair pilihan anda sekitar 250ml kedalam air yang berada di dalam alat semprot tersebut.
  4. Aduk-aduk hingga larut.
  5. Semprotkan air campuran pupuk tadi ke tanah yang sudah disiapkan sebelum nantinya dimasukkan ke dalam pot atau polybag.
  6. Tambahkan pupuk kompos ke dalam media tanah tersebut.
  7. Aduk terus hingga tercampur merata.
  8. Masukkan tanah yang sudah di persiapkan tadi ke dalam pot atau polybag yang sudah disiapkan.

Cara Menanam Kunyit Agar Cepat Tumbuh

Selain mudah untuk ditanam, sebenarnya kunyit ini memiliki banyak sekali manfaat yang tidak kita ketahui untuk tubuh. Oleh karena itu, tiap tahunnya konsumen kunyit semakin meningkat.

Meskipun terbilang mudah, bukan berarti anda tidak harus merawatnya. Karena perawatan selama proses pertumbuhan kunyit itu harus sangat diperhatikan agar kunyit dapat tumbuh dengan baik dan segar.

Berikut ini adalah langkah-langkah cara menanam kunyit di pot atau polybag yang baik dan benar:

A. Pilihlah Bibit Yang Baik

Tahap awal cara menanam kunyit ini merupakan penentu penting untuk hasil kunyit yang bagus. Untuk mengetahui bibit yang bagus, anda dapat memperhatikan langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan bibit kunyit yang anda pilih berasal dari indukan yang bagus atau varietas unggul, berdaun hijau, sehat, subur, dan berbatang kokoh.
  2. Pastikan bebas dari hama dan penyakit.
  3. Pilihlah bibit kunyit yang memiliki ukuran, bentuk, dan warna yang seragam.
  4. Lebih baik lagi bibit kunyit berasal dari indukan yang berusia kurang lebih 7-12 bulan.
  5. Selalu pastikan bibit sudah disimpan dulu sebelum anda mulai menanamnya.
  6. Terhindar dari kotoran seperti biji dari tanaman lain, batu atau kerikil, dan lain-lain.

B. Semai Bibit Terlebih Dahulu

Hal ini dilakukan bertujuan agar bibit yang anda gunakan dapat tumbuh dengan baik dan maksimal serta mempermudah anda dalam melakukan pengontrolan.

Selain dari pada itu, hal tersebut juga memiliki tujuan utama yaitu supaya bibit dapat lebih mudah dalam beradaptasi di pot atau polybag.

Supaya anda melakukan penyemaian dengan benar dan baik, berikut cara menanam kunyit saat proses penyemaian:

  1. Bibit yang sudah anda pilih harus dipotong lagi menjadi 2-3 bagian. Masing-masing potongan harus memiliki mata tunas yang baik, paling tidak 1-3 mata tunas. Memiliki berat kira-kira 20-30 gr dan memiliki panjang 3-7 cm.
  2. Masukkan dan rendam bibit tadi ke dalam larutan pupuk cair organik dengan takaran 1 liter pupuk cair dilarutkan kedalam 50 liter air (1:50). Biarkan selama 12 jam.
  3. Keluarkan bibit yang sudah direndam dan tiriskan.
  4. Letakkanlah bibit tadi pada tempat lembab yang bersuhu kisaran 25-28 derajat celcius. Simpan selama kurang lebih 1-1,5 bulan supaya tunas dapat tumbuh lebih cepat.
  5. Pastikan anda menyiramnya 2 kali sehari disaat pagi dan sore hari.
  6. Lalu, biarkan saja tunasnya tumbuh sendiri dan setelah itu bibit siap untuk ditanam.

C. Pindahkan Bibit

Lalu, setelah bibit tadi sudah siap, lakukanlah pemindahan bibit, Setelah tunasnya tumbuh setinggi 2-3 cm, maka bibit tadi sudah siap untuk ditanam di pot atau polybag.

Berikut ini cara untuk memindahkan bibitnya:

  1. Pindahkanlah bibit dengan hati-hati. Ini bertujuan agar tunas yang sudah tumbuh tadi tidak rusak.
  2. Pastikan bibit tetap lembah dengan menyemprotnya menggunakan air.
  3. Simpan bibit pada suatu wadah tertentu guna mempermudah pemindahan atau pengangkutan.

Kemudian, setelah anda memindahkan bibit tadi, saatnya untuk andamelakukan penanaman kunyit. Berikut ini cara menanam kunyit dengan baik agar perkembangannya bagus:

Cara Menanam Kunyit Agar Cepat Tumbuh Di Pot Atau Polybag

Setelah anda memindahkan bibit kunyit tadi, maka ini saatnya untuk anda menanam kunyit tersebut. Berikut cara menanam kunyit di polybag atau pot:

  1. Sesuaikan banyak pot atau polybag dengan bibit yang sudah anda siapkan sebelumnya.
  2. Galilah lubang dengan kedalaman kurang lebih 5 cm.
  3. Lalu, masukkan bibit kunyit tadi kedalam lubang yang sudah anda gali dengan tunas menghadap ke atas.
  4. Tutub kembali bibit tadi dengan tanah hingga bagian rimpang tertutup. Jangan tutup bagian tunasnya dan biarkan tetap di permukaan.
  5. Anda sangat disarankan untuk menanamnya pada saat musim penghujan.
  6. Sesuaikan jarak tanam kunyit dengan kondisi ukuran dan tempat dari pot atau polybag anda. Jangan tanam kunyit terlalu rapat atau dekat supaya kunyit dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal dan baik.

Itu dia tadi bagaimana cara menanam kunyit pada media polybag atau pot yang baik dan benar agar mendapatkan hasil yang optimal. Kemudian, setelah anda sudah melakukan penanaman kunyit, maka anda perlu tahu bagaimana cara untuk merawat kunyit yang sudah anda tanam sebelumnya.

Berikut ini penjelasan tentang bagaimana cara merawat kunyit:

Cara Merawat Tanaman Kunyit

Setelah anda mengikuti langkah-langkah cara menanam kunyit tadi, maka supaya kunyit dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, maka langkah-langkah berikut ini perlu anda perhatikan dan ikuti dengan baik:

A. Proses Penyulaman

Ketika bibit yang tadi anda tanam tidak tumbuh dengan baik atau bahkan mati setelah anda pindahkan, maka anda harus segera mengganti bibit yang sudah mati tadi dengan bibit yang lain. Lakukan dengan segera penyulaman ketika anda melihat ada bibit yang sudah mati.

B. Proses Penyiraman

Lakukanlah penyiraman secara rutin dan teratur. Saya sangat menyarankan anda untuk selalu menyiram kunyit anda sebanyak 2 kali sehari. Selain itu, anda juga bisa menyiramnya dengan cara menyemprot saat pagi dan sore hari.

Pemberian Pupuk Pada Tanaman Kunyit

Kemudian cara menanam kunyit sudah anda pahami, maka langkah pemberian pupuk ini merupakan langkah yang sangat penting untuk dilakukan agar kunyit yang anda tanam mendapatkan nutrisi dengan baik, sehingga anda mendapatkan hasil panen yang berkualitas.

Gunakanlah pupuk cair organik yang menurut anda terbaik atau anda bisa menanyakan pada penjual pupuk atau petani.

Jika anda menggunakan pupuk cair organik yang bagus itu akan membantu proses pertumbuhan dan perkembangan kunyit anda.

Penggunaan pupuk juga berguna untuk memberi nutrisi tambahan yang tidak tersedia pada tanah. Selain itu, dengan pemberian pupuk yang bagus, anda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan hasil panen tanaman kunyit yang besar.

Gunakan kombinasi antara pupuk cair dan pupuk kompos agar pertumbuhan tanaman kunyit anda semakin optimal. Pupuk cair digunakan dalam campuran air untuk penyiraman, sementara pupuk kompos bisa anda tambahkan ke media tanah yang sudah anda siapkan sebelumnya.

Oleh karena itu, pemupukan ini juga merupakan langkah yang jangan dilewatkan demi mendapatkan hasil sesuai harapan anda. Berikut ini bagaimana cara memberi pupuk pada kunyit dengan pupuk organik atau pupuk kompos:

A. Pemberian Pupuk Pada Kunyit Yang Berumur 1-3 Bulan

  1. Siapkan alat semprot yang sudah anda isi penuh dengan air.
  2. Masukkan pupuk cair yang sudah anda beli kedalam alat semprot tersebut sebanyak 500 ml.
  3. Aduk-aduk sampai tercampur dengan baik.
  4. Setelah itu, mulai aplikasikan pada tanaman kunyit anda terutama pada bagian bawah dari tanaman serta daunnya.
  5. Lakukan langkah-langkah ini setiap minggu.

B. Pemberian Pupuk Pada Kunyit Agar Cepat Tumbuh Yang Berumur 3 Bulan

Setelah tanaman kunyit anda sudah berumur kurang lebih 3 bulan, tambahkanlah nutrisi tambahan dalam skala besar.

Karena, pada saat tanaman kunyit berusia 3 bulan inilah rimpang dari kunyit tersebut mulai tumbuh dan berkembang.

Maka dari itu, penambahan pupuk dengan takaran berikut pada saat kunyit berusia 3 bulan sangat disarankan:

  1. Tambahkan dan taburkan secara merata pupuk kompos atau pupuk apapun yang sudah anda siapkan di sekitar tanaman kunyit.
  2. Lakukanlah dengan dosis kira-kira 100kg/ha atau jumlah tanaman anda sama dengan 1 ha lahan.
  3. Ulangi terus langkah-langkah tersebut setiap 4 bulan sekali.
  4. Siapkan satu alat penyemprot yang sudah berisi air penuh.
  5. Masukkan pupuk cair pilihan anda dengan takaran 250 ml kedalam tangki yang sudah terisi penuh dengan air.
  6. Lalu, aduklah sampai tercampur dengan rata.
  7. Lakukan pengaplikasian pada pangkal tanaman atau sekitar akar. Terus ulangi pengaplikasian tersebut sampai memenuhi dosis kira-kira 5kg/ha setiap 3 bulan.

Itu dia tadi bagaimana cara memupuk kunyit guna memenuhi kebutuhan kunyit anda akan nutrisi. Setelah itu, anda juga perlu tahu kalau anda sangat perlu melakukan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kunyit anda.

Anda sangat disarankan untuk mencegah hama penyakit menggunakan produk pembasmi hama yang menurut anda cocok dan bagus bagi tanaman kunyit anda. Akan lebih baik jika anda mengaplikasikan pembasmi hama penyakit tersebut disaat anda mempersiapkan media tanam.

Karena, pengaplikasian produk pembasmi hama itu dapat mencegah adanya hama dan pertumbuhan penyakit pada tanaman kunyit anda.

Itu tadi bagaimana cara menanam kunyit agar cepat tumbuh dengan mudah dan bisa anda praktekkan langsung di rumah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Categories
Uncategorized

Cara Menanam Daun Bawang Di Pot Dan Botol Kaca

Cara menanam daun bawang di pot tidaklah begitu sulit. Daun bawang biasa kita gunakan sebagai campuran pada sayur sop dan dalam menanam daun bawang di pot memiliki langkah yang kurang lebih dengan cara menanam bawang merah.

Sebenarnya anda bisa menanam daun bawang pada media apa saja seperti pot, polybag, botol kaca, dan botol plastik.

Nah, dikesempatan kali ini saya akan memberikan trik bagaimana cara menanam daun bawang di pot maupun di botol. Mau tau lebih lanjut? Simak ulasannya berikut ini.

Langkah Pertama Cara Menanam Daun Bawang di Pot dan Botol Kaca

Bahan-bahan Cara Menanam Daun Bawang di Pot:

  • Siung atau bibit bawang
  • Tanah subur
  • Pot (preferensi masing-masing)
  • Pupuk kompos
  • Air bersih

A. Pilih Siung Daun Bawang yang Ingin Anda Tanam

Sebelum kita masuk ke cara menanam daun bawang di pot, pilih siung bawang merah atau putih untuk ditanam. Cari saja di pasar atau tempat pembibitan yang ada di dekat rumah anda.

Biasanya terlihat seperti akar umbi yang diikat dengan tali atau karet gelang. Dengan jenis siung bawang apapun akan menghasilkan daun bawang bermutu, dan mereka semua tumbuh dengan baik di pot dalam ruangan.

B. Siapkan Pot yang Sudah Terisi Tanah Kompos

Daun bawang akan tumbuh dengan baik dalam tanah yang kaya akan kompos. Jadi, pilihlah tanah yang subur atau anda bisa menambahkan pupuk tambahan sebagai nutrisi tambahan. Sisakan beberapa cm antara tanah dan bibir pot.

Siram tanah terlebih dulu sebelum menanam. Pastikan pot yang anda gunakan memiliki saluran air yang bagus agar tanah tidak terlalu basah.

C. Cara Menanam Daun Bawang di Pot

  1. Tanam siung bawang pada kedalaman tanah kurang lebih 3 cm, arahkan sisi akar bawang ke bawah. Tekan secara lembut bagian atas tanahnya. Jangan lupa beri jarak antara bawang lainnya sekitar 5-6 cm agar ada sedikit ruang untuk akarnya tumbuh tanpa terganggu yang lain.
  2. Selalu siram bawang anda dan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari yang cukup.
  3. Daun bawang anda tanam di dalam ruangan kapan pun selama anda dapat menjaga kondisinya dengan benar.
  4. Bawang membutuhkan sinar matahari yang penuh, dan harus diletakkan pada jendela atau dimanapun tempat yang menerima sinar sepanjang hari.
  5. Selalu pastikan bahwa suhunya tidak turun di bawah titik beku.

D. Daun Bawang Siap Panen Ketika Sudah Berukuran 15-20 Cm

Sekitar beberapa minggu, bagian hijau yang anda inginkan akan muncul dan tumbuh. Baik anda mencabut langsung dari tanah atau gunting bagian hijaunya saja yang berada dibagian atas agar umbinya bisa tetap tumbuh. Jika anda memilih untuk meninggalkan umbinya di pot, setidaknya anda akan mendapatkan kesempatan panen satu kali lagi sebelum berhenti memproduksi.

Langkah Kedua Cara Menanam Daun Bawang di Pot dan Botol Kaca

selanjutnya, cara menanam daun bawang adalah dengan cara menggunakan media botol kaca.

A. Simpan Umbi dari Daun Bawang

Biasanya anda akan membuang bagian putih dari daun bawang dan hanya menggunakan bagian hijaunya saja. Lain kali, simpanlah bagian putih dan akarnya dari daun bawang. Anda dapat menanam sendiri bagian putih yang ada akarnya daripada harus membuangnya dengan sia-sia. Setelah itu, anda dapat memproduksi daun bawang anda sendiri.

  1. Umbi dari daun bawang apapun itu sudah pasti dapat digunakan. Tapi, anda mungkin memiliki peluang dan hasil jika anda menggunakan daun bawang yang tumbuh di daerah anda. Dengan itu, anda pasti tahu bahwa mereka akan tumbuh baik pada iklim anda.
  2. Mulailah dengan daun bawang yang anda beli di pasar atau di petani.

B. Letakkan Umbi Daun Bawang dengan Akar Menghadap Bawah Botol Kaca

  1. Anda dapat menggunakan jenis botol kaca apapun. Pastikan selalu botol kaca yang anda gunakan bersih, dan tidak terkena cat. Ini bertujuan agar sinar matahari dapat masuk dengan mudah untuk menyinari bawang didalamanya.
  2. Masukkan sebanyak mungkin akar dari daun bawang yang anda ingingkan. Pastikan lagi akar dari bawang yang anda masukkan menghadap ke bagian bawah botol kaca. Hal tersebut bertujuan agar bagian hijaunya dapat tumbuh dan mencapai luar botol.

C. Tambahkan Air dan Sinar Matahari Pada Tanaman Daun Bawang

  1. Tambahkan air secukupnya hinggan menutupi bagian akar dari umbi bawang.
  2. Simpan botol yang sudah ada air dan bawangnya di tempat yang terkena sinar matahari. Dalam beberapa hari anda akan melihat akar dari bawang tadi mulai memanjang. Lalu, tunas hijau kecil akan muncul dan mulai tumbuh ke atas. Pastikan anda menjaga botol agar terisi air yang cukup untuk menutupi bagian putih dan akar bawang.

D. Mulai Panen Bagian Hijau Daun Bawang

Kalau cara menanam daun bawang anda sudah benar, maka daun bawang akan tumbuh mencapai 10-15 cm. Setelah itu daun bawang anda siap untuk dipanen. Keluarkan daun bawang dari dalam botol dan potong atau guntinglah sebanyak yang anda mau. Anda juga bisa menggunakan keseluruhannya jika anda mau.

Jika anda hanya membutuhkan beberapa potongan daun bawang, maka anda dapat memasukkan kembali akar dan umbi bawang ke dalam botol. Dan jika anda memasukkan kembali umbi dan akar bawang, umbi tersebut dapat melanjutkan pertumbuhannya untuk anda panen lagi selanjutnya.

Seharusnya anda dapat memanen bawang yang sama sebanyak 2-3 kali sebelum bawang yang anda tanam tersebut berhenti untuk tumbuh.

  1. Kalau anda memilih untuk menggunakan atau memasukkan kembali umbi bawangnya, jangan lupa untuk selalu mengganti airnya setiap minggu atau lebih. Ini bertujuan untuk menjaga daun bawang tersebut tetap tumbuh dengan baik dan segar.

Sekian ulasan kali ini tentang bagaimana cara menanam daun bawang di pot dan botol. Apakah anda tertarik untuk mencobanya di rumah? Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Categories
Uncategorized

Cara Menanam Bibit Bunga Matahari Mulai Dari Pemilihan Bibit Yang Tepat

Cara menanam bibit bunga matahari tidaklah terlalu sulit. Bunga matahari biasa dijadikan tanaman hias maupun diolah bijinya mejadi kuaci. Selain itu, bunga matahari juga bisa diolah menjadi sayur sop.

Anda juga bisa menanam bunga matahari menggunakan media pot sama seperti cara menanam bawang merah.

Kali ini saya akan memberikan langkah-langkah cara menanam bunga matahari mulai dari pemilihan bibitnya. Berikut ini saya rangkum untuk anda cara menanam bibit bunga matahari.

Cara Menanam Bibit Bunga Matahari 

Tahapan menanam bunga matahari agar tumbuh subur, ada beberapa hal yang pastinya anda penuhi. Hal tersebut meliputi beberapa hal salah satunya dalam pemilihan bibit atau biji bunga matahari, perlakuan penyemaian bibit bunga matahari. Berikut tahapan yang bisa anda terapan:

A. Pemilihan Bibit Unggul Bunga Matahari

Sebelum anda menanam bunga matahari, anda harus menentukan dan mengetahui mana bibit bunga matahari yang berkualitas.

Memilih bibit yang bekualitas berkualitas akan berpengaruh terhadap bunga yang dihasilkan.

Ciri-Ciri Indukan Bunga Matahari yang Berkualitas:

  • Tinggi batang sekitar 1-3 meter.
  • Batang yang berkualitas berbentuk basah.
  • Daun bunga matahari tunggal dan berbentuk hati.
  • Bunga yang di hasilkan besar.

 

Ciri Benih dari Beberapa Varietas :

  • Mammoth grey memiliki ciri-ciri benih berwarna putih, berukuran besar, dan memiliki corak garis hitam-coklat.
  • Evening sun memiliki ciri-ciri benih  yang memiliki variasi warna mulai dari putih sampai hitam.
  • Velvet queen memiliki ciri-ciri benih yang berukuran lebih kecil.

B. Penyemaian Bibit Bunga Matahari Secara Tepat

Setelah memilih biji atau benih bunga matahari yang tepat dan sesuai, maka tahapan selanjutnya anda bisa melakukan penyemaian bibit atau biji bunga matahari yang sudah dipiliha dan siap semai.

Tujuan dari penyemaian bibit atau biji bunga matahari ini untuk mendapatkan pertumbuhan bibit bunga matahari yang seragam saat siap ditanam nantinya.

Anda Bisa Menerapkan Tahapan Penyemaian Seperti Berikut:

  1. Sebelumnya periksa suhu lingkungan sekitar tempat anda ingin menanam bunga matahari, bunga matahari biasanya agar dapat tumbuh besar dan menghasilkan biji baru memerlukan 80-120 hari tergantung varietas.
  2. Suhu yang tepat agar bunga matahari tumbuh bagus berada dikisaran 64-91°F atau 18-33°C.
  3. Untuk benih atau biji bunga matahari yang dipilih sebelum disemai pastikan untuk direndam terlebih dahulu dengan Pupuk Organik Cair  dengan takaran dosis 1 gelas aqua untuk 10 liter air selama 6 jam.
  4. Setelah perendaman dengan Pupuk Organik Cair, maka biji bunga matahari dikeringkan lalu taruh pada tissue.
  5. Dengan cara melipat benih dalam tissue. Ini bertujuan untuk merangsang benih agar menjadi lebih bagus saat di tanam karena tunas telah muncul. Basahi tissuenya sedikit saja dan jangan sampai terlalu basah.
  6. Lalu letakkanlah biji bunga matahari yang sudah anda siapkan di tengah tissue kemudian lipat. Waktu yang dibutuhkan untuk benih muncul ke permukaan tanah setelah ditanam sekitar 11 hari, bila di letakkan pada tissue biarkan saja selama 1-2 minggu kemudian di tanam.
  7. Kemudian anda bisa memotong tepi kulit biji (jika perlu), jika dalam 2 – 3 hari tidak tumbuh maka potong tepi bijinya hati-hati jangan merusak benih bagian dalam kemudian di tetesi air agar lembab.

Persiapan Media Tanam Bunga Matahari

Tahapan selanjutnya yang bisa anda lakukan setelah proses penyemaian, yaitu memulai persiapan media tanam. Jika anda menanam bunga matahari dengan lahan yang cukup luas, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menunjang pertumbuhan tanaman bunga matahari.

Selain itu bisa juga anda menanam bunga matahari pada pot atau polybag, berikut tahapan yang perlu anda terapkan:

A. Cara Pengolahan Lahan Tanam Secara Tepat

  1. Media tanam untuk bunga matahari dari kombinasi tanah dan kompos yang di campur dengan perbandingan 3:1.
  2. Gunakanlah pupuk kompos agar nutrisi pada kompos menyatu dengan tanah karena mengandung unsur hara makro dan mikro yang membuat tanah menjadi subur. Selain pemberian pupuk kompos pemberian pupuk dengan takaran dosis 150 kg/ha dengan cara ditebar secara merata ke sekitar lahan.
  3. Kombinasi selanjutnya anda bisa menggunakan pupuk cair sebagai salah satu stimulant atau booster tanah yang akan memaksimalkan kualitas tanah. Dengan takaran dosis 5 kg/ha dengan 1 gelas air, untuk pengaplikasiannya dengan menyemprot pada tanah dalam kondisi tanah basah atau lembab.

B. Persiapan Media Tanam Dalam Pot atau Polybag

Selain menanam pada lahan atau kebun yang luas, anda juga bisa membudidayakan Bunga matahari dalam skala besar hanya dengan media pot.

Dalam cara menanam bunga matahari, bunga matahari tidak membutuhkan persyaratan yang khusus tetapi tetap di sarankan untuk menyiapkan tanah yang gembur untuk memudahkan proses penyerapan air.

Berikut Tahapan Menanam Bunga Matahari Dalam Pot:

  1. Penanaman benih ke media di jalani dengan metode menancapkan bagian yang runcing kuaci ke media tanam jangan di benamkan seluruhnya serta sisakan bagian atas untuk tetap timbul permukaan.
  2. Pembibitan bunga matahari bisa di semaikan pada polybag ataupun pot. Kombinasi pada polybag menggunakan tanah, kompos serta arang sekam dengan perbandingan 1: 1: 1.
  3. Untuk mengoptimalkan perkembangan, anda dapat menambahkan pupuk organik dengan metode disebar secara menyeluruh kedalam pot.
  4. Setelah itu anda dapat mengkombinasikannya dengan pupuk cair dengan takaran dosis 25 ml/pot dengan metode menyemprot secara menyeluruh kedalam tanah.
  5. Sehabis itu di siram dengan air seperlunya serta tempatkan pada ruang yang tidak terpapar cahaya matahari langsung. Penyiraman di jalani teratur supaya tumbuhan lembab.

Menanam Bibit Bunga Matahari Secara Efektif

A. Lahan dan Jarak Tanam Bibit Munga Matahari

Tahapan Pemindahan Bibit Bunga Matahari Kedalam Lahan:

  1. Jika anda ingin menanam bunga matahari, lebih baik pada lahan terbuka karena bunga matahari akan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dibutuhkan 6-8 jam/hari untuk menyinari bunga matahari.
  2. Tanamlah bunga matahari dengan kedalaman tanah 2,5-5 cm dengan jarak tanam 15 cm setiap tanaman agar tidak mengganggu tanaman lain. Jika menanam sekumpulan besar bunga matahari berikan jarak 76 cm setiap lubang.
  3. Lalu pindahkan bibit bunga matahari yang sudah semai secara perlahan kedalam lahan tanam, dengan membuka bibit bunga matahari secara perlahan dari media semai. Pastikan pada saat memindahkannya, bibit bunga matahari ikut tercabut semua akarnya.
  4. Kemudian setelah itu, bibit yang sudah ditanam dengan perlahan masukkan ke lubang tanam hingga akar tanam tidak nampak lagi ke permukaan. Tekan secara perlahan agar tanamana masuk dengan baik kedalam lubang.

B. Menanam Bibit Bunga Matahari Kedalam Pot

Penanaman Bibit Bunga Matahari yang Sudah di Semai Kedalam Pot, Berikut Tahapannya:

  1. Pertama, anda bisa memindahkan bibit yang sudah semai kedalam pot dengan cara mencabut secara perlahan bibit yang sudah semai dari media semainya.
  2. Kemudian anda bisa memindahkan secara perlahan bibit bunga matahari kedalam media pot yang sudah anda siapkan tadi, gunakan alat centong tanah untuk memasukkan bibit bunga matahari secara perlahan kedalam media pot.
  3. Pastikan akarnya ikut terangkat dengan baik dan pastikan tidak ada yang rusak, setelah itu masukkan kedalam media pot dengan tepat secara perlahan agar bibit bunga matahari tidak rusak pada satt penanaman.

Itulah cara menanam bibit bunga matahari. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba teman-teman!

Categories
Uncategorized

Budidaya Bawang Merah di Polybag Sebagai Peluang Bisnis

Belum banyak orang yang tahu bagaimana cara budidaya bawang merah di polybag. Dimulai dari cara menanam bawang merah sampai ke proses pemanenan.

Dalam budidaya bawang merah, kita juga bisa sekaligus untuk menumbuhkan atau menanam daun bawang yang biasa kita gunakan sebagai campuran bahan makanan pada sayur sop.

Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan langkah-langkahnya untuk anda. Berikut cara budidaya bawang merah di polybag:

Budidaya Bawang Merah di Polybag

1. Persiapan Media Tanam

  1. Persiapkan media tanam beberapa pot / polybag berukuran sekitar 30 cm x 40 cm dengan jumlah yang sesuai dengan tanaman Bawang Merah yang diinginkan.
  2. Media tanam yang diperlukan yaitu: tanah gembur, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1, pupuk SP-36 sebanyak 3 gram dan dicampur dengan satu sendok teh furadan untuk setiap pot / polybag .
  3. Lalu setelah itu, campurkan semua bahan dan masukkan ke dalam polybag. Siram dengan air secukupnya lalu biarkan media tanam selama kurang lebih 2 hari sampai siap untuk digunakan sebagai lahan tanam.

2. Penanaman

Kemudian setelah media tanam siap untuk digunakan, maka penanaman dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :

  1. Pastikan pilih umbi bawang merah terbaik yang sehat dan bagus
  2. Coba untuk gunakan 3 umbi Bawang Merah untuk ditanam dalam setiap polybag
  3. Mulai tanam umbi-umbi tersebut sampai bagian lehernya dengan jarak tanam sekitar 5 cm antar umbinya,
  4. Sirami dengan air secukupnya,
  5. Taruhlah polybag tersebut di tempat yang tersinar matahari.

3. Pemupukan

Pemupukan dilakukan agar tanaman tumbuh lebih subur dan cepat tumbuh dan berkembang. Gunakanlah pupuk kompos organik untuk masing-masing polybag sebanyak 1 gram.

Pemupukan dilakukan dengan cara disiramkan ke tanaman secara rutin setiap seminggu sekali sampai tanaman bawang merah menginjak usia 6 minggu setelah masa tanam.

4. Pemeliharaan Budidaya Bawang Merah

Untuk mencegah serangan hama atau penyakit dilakukan pemeliharaan atau perawatan, dengan cara sebagai berikut :

  • Penyiraman Tanaman bawang merah tidak boleh mengalami kekeringan karena tanaman akan mati, dan juga tak bisa hidup dalam genangan air.
  • Untuk itu, lakukan penyiraman secara rutin namun tidak sampai membuat genangan di sekitar tanaman. Proses penyiraman dapat dilakukan 1 (satu) sampai 2 (dua) kali sehari pada musim kemarau.
  • Proses Penyiangan merupakan pembersihan sekitar tanaman seperti gulma, rumput liar dan lain sebagainya.
  • Pembersihan dilakukan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman, jika ada salah satu tanaman yang busuk, harus segera dibuang agar tidak merambat ke tanaman Bawang Merah yang lainnya.
  • Pengendalian Hama Selain penyiraman dan penyiangan, pengendalian hama Juga sangat penting dilakukan agar mencegah datangnya hama yang biasa menyerang tanaman.
  • Anda bisa menggunakan pestisida nabati dan digunakan dengan cara disemprotkan ke setiap tanaman.

5. Pemanenan

Tanaman Bawang Merah dapat dipanen saat berumur 3 bulan, dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  •  Daun tanaman Bawang Merah telah menguning sekitar 80 persen
  •  Leher batang tanaman Bawang Merah telah kosong atau gembos, dengan cara menyentuh dan menekan batang tanaman
  • Umbi Bawang Merah menyembul atau muncul ke atas permukaan tanah dengan warna yang telah memerah;
  • Ketentuan dan cara pemanenan:
  • Jika bawang merah akan dimanfaatkan untuk dikonsumsi, dipanen ketika usianya menginjak 3 bulan setelah penanaman, jika akan dimanfaatkan kembali sebaiknya dipanen di usia 100 hari setelah penanaman.
  • Pemanenan pada saat hari cenderung panas dimana tanah dalam keadaan kering sehingga Bawang Merah tidak mudah busuk.
  • Dilakukan dengan mencabutnya secara langsung dari media tanamnya secara hati-hati agar tidak merusak tanaman
  • Agar Bawang Merah tidak mudah busuk dan meningkatkan kualitasnya, setelah selesai dipanen sebaiknya dijemur/digantung di bawah sinar matahari.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan untuk hari ini. Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba!