Categories
Uncategorized

Budidaya Bawang Merah di Polybag Sebagai Peluang Bisnis

Belum banyak orang yang tahu bagaimana cara budidaya bawang merah di polybag. Dimulai dari cara menanam bawang merah sampai ke proses pemanenan.

Dalam budidaya bawang merah, kita juga bisa sekaligus untuk menumbuhkan atau menanam daun bawang yang biasa kita gunakan sebagai campuran bahan makanan pada sayur sop.

Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan langkah-langkahnya untuk anda. Berikut cara budidaya bawang merah di polybag:

Budidaya Bawang Merah di Polybag

1. Persiapan Media Tanam

  1. Persiapkan media tanam beberapa pot / polybag berukuran sekitar 30 cm x 40 cm dengan jumlah yang sesuai dengan tanaman Bawang Merah yang diinginkan.
  2. Media tanam yang diperlukan yaitu: tanah gembur, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1, pupuk SP-36 sebanyak 3 gram dan dicampur dengan satu sendok teh furadan untuk setiap pot / polybag .
  3. Lalu setelah itu, campurkan semua bahan dan masukkan ke dalam polybag. Siram dengan air secukupnya lalu biarkan media tanam selama kurang lebih 2 hari sampai siap untuk digunakan sebagai lahan tanam.

2. Penanaman

Kemudian setelah media tanam siap untuk digunakan, maka penanaman dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :

  1. Pastikan pilih umbi bawang merah terbaik yang sehat dan bagus
  2. Coba untuk gunakan 3 umbi Bawang Merah untuk ditanam dalam setiap polybag
  3. Mulai tanam umbi-umbi tersebut sampai bagian lehernya dengan jarak tanam sekitar 5 cm antar umbinya,
  4. Sirami dengan air secukupnya,
  5. Taruhlah polybag tersebut di tempat yang tersinar matahari.

3. Pemupukan

Pemupukan dilakukan agar tanaman tumbuh lebih subur dan cepat tumbuh dan berkembang. Gunakanlah pupuk kompos organik untuk masing-masing polybag sebanyak 1 gram.

Pemupukan dilakukan dengan cara disiramkan ke tanaman secara rutin setiap seminggu sekali sampai tanaman bawang merah menginjak usia 6 minggu setelah masa tanam.

4. Pemeliharaan Budidaya Bawang Merah

Untuk mencegah serangan hama atau penyakit dilakukan pemeliharaan atau perawatan, dengan cara sebagai berikut :

  • Penyiraman Tanaman bawang merah tidak boleh mengalami kekeringan karena tanaman akan mati, dan juga tak bisa hidup dalam genangan air.
  • Untuk itu, lakukan penyiraman secara rutin namun tidak sampai membuat genangan di sekitar tanaman. Proses penyiraman dapat dilakukan 1 (satu) sampai 2 (dua) kali sehari pada musim kemarau.
  • Proses Penyiangan merupakan pembersihan sekitar tanaman seperti gulma, rumput liar dan lain sebagainya.
  • Pembersihan dilakukan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman, jika ada salah satu tanaman yang busuk, harus segera dibuang agar tidak merambat ke tanaman Bawang Merah yang lainnya.
  • Pengendalian Hama Selain penyiraman dan penyiangan, pengendalian hama Juga sangat penting dilakukan agar mencegah datangnya hama yang biasa menyerang tanaman.
  • Anda bisa menggunakan pestisida nabati dan digunakan dengan cara disemprotkan ke setiap tanaman.

5. Pemanenan

Tanaman Bawang Merah dapat dipanen saat berumur 3 bulan, dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  • ┬áDaun tanaman Bawang Merah telah menguning sekitar 80 persen
  • ┬áLeher batang tanaman Bawang Merah telah kosong atau gembos, dengan cara menyentuh dan menekan batang tanaman
  • Umbi Bawang Merah menyembul atau muncul ke atas permukaan tanah dengan warna yang telah memerah;
  • Ketentuan dan cara pemanenan:
  • Jika bawang merah akan dimanfaatkan untuk dikonsumsi, dipanen ketika usianya menginjak 3 bulan setelah penanaman, jika akan dimanfaatkan kembali sebaiknya dipanen di usia 100 hari setelah penanaman.
  • Pemanenan pada saat hari cenderung panas dimana tanah dalam keadaan kering sehingga Bawang Merah tidak mudah busuk.
  • Dilakukan dengan mencabutnya secara langsung dari media tanamnya secara hati-hati agar tidak merusak tanaman
  • Agar Bawang Merah tidak mudah busuk dan meningkatkan kualitasnya, setelah selesai dipanen sebaiknya dijemur/digantung di bawah sinar matahari.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan untuk hari ini. Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *