Categories
Uncategorized

Mengenal Minyak Atsiri Cengkeh Lebih Dalam!

Cengkeh merupakan salah satu hasil kekayaan negeri kita. Cengkeh tak hanya digunakan untuk memasak, namun juga dapat di olah menjadi minyak yang bemanfaat, minyak atsiri adalah salah satunya.

Minyak atsiri cengkeh mengandung 21,3 % kadar eugenol antara 78-95 %, sedangkan dari tangkai atau gagang bunga mencapai 6 % dengan kadar eugenol antara 89-95 % dan dari daun cengkeh mencapai 2-3% dengan kadar eugenol 80-85 %.

Cara Membuat Minyak Atsiri Cengkeh

minyak atsiri cengkeh

Cara membuat minyak atsiri cengkeh ini di lakukan dengan cara proses penyulingan yang menggunakan mesin destilasi minyak atsiri.

Metode penyulingan minyak atsiri ada 3 jenis yaitu: penyulingan dengan air, penyulingan dengan uap dan air, penyulingan dengan uap langsung.

Alat dan bahan:

  • Daun cengkeh kering yang sudah gugur secukupnya
  • Tungku
  • Ketel dari plat besi (plateser)
  • Kondensor (kolam yang terdapat pipa dengan bentuk spiral atau pipa baja biasa yang di bentuk melingkar)
  • 4 drum plastic berukuran 200 liter untuk menampung minyak atsiri cengkeh
  • Jerigen
  • Corong minyak
  • Kain penyaring
  • Garu
  • Sendok

Cara membuat:

  1. Langkah pertama yang kalian lakukan adalah untuk melakukan proses penyulingan. Proses penyulingan ini dilakukan dengan cara memanaskan bahan baku dan air yang dimasukkan kedalam ketel dan mulai di panaskan
  2. Dalam proses pemanasan dapat menggunakan bahan bakar dari limbah daun cengkeh yang telah di suling sebelumnya atau menggunakan bahan bakar lain
  3. Uap air dan uap minyak daun cengkeh akan mengalir dari pipa kemudian masuk kedalam kondensor yang berupa kolam
  4. Semakin lama uap minyak dari daun cengkeh dan uap air berada pada kolam pendingin maka semakin baik hasil proses kondensasinya
  5. Air kolam wajib dijaga agar tetap berada pada suhu yang dingin
  6. Proses kondensasi ini nantinya mengubah uap air dan uap minyak daun cengkeh yang berbentuk cair berupa minyak dan air yang di tampung kedalam drum

Menggunakan metode penyulingan dengan uap air memiliki kelebihan tersendiri yaitu relative murah. Namun juga memiliki kekurangan yaitu kecepatan penyulingan yang rendah

Manfaat Minyak Atsiri Cengkeh

minyak atsiri cengkeh

  1. Menjaga Kesehatan mulut

Menurut penelitian, molekul aktif pada minyak cengkeh efektif mencegah erosi gigi. Para peneliti percaya bahwa minyak cengkeh dapat bekerja mirip dengan fluoride dalam mencegah gigi berlubang. Selain itu, minyak atsiri cengkeh juga dapat menghambat organisme penyebab gigi berlubang

  1. Meredakan sakit gigi

Minyak cengkeh mengandung bahan aktif eugenol merupakan anestesi alami yang dapat membantu mengurangi rasa sakit pada sakit gigi. Sifat anti inflamasi alami yang terdapat pada eugenol dapat mengurangi pembengkakan dan iritasi pada mulut

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan antioksidan pada minyak ini bertindak sebagai pencegah radikal bebas yang menyebabkan penyakit seperti kanker dan jantung. Kandungan sifat anti inflamasi yang tinggi pada minyak ini berguna untuk mengobati sakit tenggorokan, batuk, pilek, dan sinusitis. Dengan mengonsumsi minyak cengkeh dapat membersihkan dan menenangkan saluran hidung

  1. Mencegah infeksi

Minyak cengkeh memiliki sifat antiseptic yang dapat digunakan untuk mengobati luka, infeksi jamur, gigitan serangga, bahkan sengatan. Apabila lukanya terlalu sakit, sangat disarankan untuk mencampurnya dengan minyak almond atau kelapa.

  1. Meringankan sakit kepala

Kandungan flavonoid pada minyak cengkeh memiliki sifat anti inflamasi, sifat anti inflamasi ini dapat membantu meredakan inflamasi dan juga memiliki efek pendinginan. Efek ini sangat berguna untuk meredakan sakit kepala. Caranya yaitu mengoleskannya pada leher atau pelipis. Selain itu, minyak ini juga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri otot dan sendi

Kandungan Minyak Atsiri Cengkeh

minyak atsiri cengkeh

  • 15-20% minyak atsiri
  • Eugenol
  • Tannin
  • Resin
  • Glukosida sterol
  • Fenilpropanoid
  • Cinnamaldehida
  • Asetilugenol
  • Asam galat
  • Flavonoid
  • Karbohidrat
  • Lipid
  • Asam oleanolat
  • Rhamnetin
  • Vitamin

Sekian artikel yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini

Terima kasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *